Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

Kebiasaan "Nyeleneh" Selama Ramadhan

Assalamualaikum wr. wb.

"Hai manusia! Telah datang kepada kamu satu bulan yang mulia, bulan rahmat... dimana bulan ini mewajibkan kamu berpuasa di siang hari dan sukarela bersolat pada malamnya. Barangsiapa yang mendekati Allah dengan melakukan segala amalan sunat di bulan ini akan menerima ganjaran seperti melakukan amalan wajib di lain hari. Ini merupakan bulan kesabaran dan kesabaran itu imbuhannya syurga. Ini juga bulan sedekah dan bulan dimana rezeki orang beriman bertambah..." (Diriwayatkan Ibn Khuzaymah).

Ramadhan emang bulan yang penuh berkah dan pengampunan, tetapi di bulan ini bukan hanya ibadah puasa dan sholat Tarawih yang sepertinya jadi "agenda" wajib di bulan ini. Ada beberapa kebiasaan "nyeleneh" yg kerap dilakukan di bulan ini (dan kebanyakan pengalaman pribadi.. hehehehe,..), dan kebanyakan tuh pelakunya itu anak muda (klo merasa masih muda, harap dicermati..). Kebiasaan "nyeleneh" disini bukan berarti yang aneh bin ajaib, tetapi lebih ke kebiasaan yang sudah menjadi tradisi dari turun temurun semenjak zaman yang tidak diketahui kapan (karena ga ada catatan sejarahnya coy..). Kebiasaan-kebiasaan tersebut antara lain:

1. Tarawih ala Petasan


Yup, sudah tak usah heran akan yang namanya petasan (baca: mercon) dikala bulan Ramadhan ataupun Tahun Baru (walaupun ga pernah ngerayain). Nah, yang disebut Tarawih ala Ramadhan ini bukan berarti Tarawihnya disertai jualan mercon. Liat saja sekitar anda (bagi yg tinggal di Hutan, berbeda lagi kondisinya), pas lagi khusuk-khusuknya sholat tarawih berjamaah di mesjid, tiba-tiba dari kejauhan dan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya,

DUAR..!!, DUAR..!! (lebai mode: ON)

suara menggelegar mirip bom yang sering diledakkan di Indonesia memecah keheningan malam. Pasti semua pernah ngalamin yang beginian, tapi klo ngalamin sebagai pelaku utama dari semua ini, alias pemain merconnya, yang biasanya anak-anak kecil sampe dengan yg sudah berumur, pasti ga semua pernah jadi pelakunya (btw, aq dulu pernah jadi pelaku...).

Kenapa itu masih terjadi sampai sekarang..?
jawabannya adalah...
karena mercon, petasan, ataupun kembang api (ato apalah namanya..), masih beredar luas dipasaran, dan dijual dengan harga yg terjangkau. Dan hal ini kemungkinan akan terus berlanjut hingga beberapa generasi.


2. Subuh in Love

Subuh in love, atau lebih dikenal dengan nama "Asmara Subuh". Kebiasaan ini sering dilakukan oleh para remaja, bahkan para tetua-tetua juga. Kebiasaan ini dilakukan setelah sholat subuh. Ngumpul-ngumpul bareng temen-temen, setelah itu jalan-jalan nyari kenalan, yang ujung-ujungnya lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Kenapa begitu..?
Ya iya lah, masa ya iya dong..
Lionel Messi aja Pemain Bola, bukan pemain Bodong..

Jalan-jalan ga jelas, nyari-nyari lawan jenis, dapat kaga' ditangkap polisi iya. Karena pas jam segitu, kita sebagai pelaku (kita..? lo aja kale...) kan ga bawa helm tuh, dan kadang juga ga bawa SIM ama STNK motor (sesuai kondisi..). Nah, pas pulangnya tuh (sekitar jam 7-9 pagi), para pak polisi biasanya melakukan razia kecil-kecilan, dan apesnya, targetnya tuh para anak-anak muda yg lagi "subuh in love". Tau sendiri aja gimana kelanjutannya (males nyeritain, ntar dikira curhat).


3. BuDi




BuDi disini bukan nama seseorang ataupun kebaikan, melainkan singkatan dari Buka Diam-diam. Ngomongnya di rumah puasa, tetapi diluaran, beh... makannya banyak. Pulang dari "asmara subuh" tuh pasti tidur, pas bangun tuh, langsung kelayapan. Nah, disini lah godaan itu datang, pertarungan antara kebaikan dan kejahatan pun berlangsung. Dan disini juga kadang BuDi itu datang, dan batallah puasa itu, tetapi sampai dirumah masih ngaku puasa. Klo kebiasaan ini mah dilakukan tak pandang umur, Nenek-nenek juga kadang melakukan hal ini. Karena puasa itu yang tau kan cuma diri kita sendiri ama Allah SWT.


4. Ngabuburit




Dah pada tau kan,..? Kebiasaan menunggu datangnya waktu berbuka, dan biasanya dilengkapi dengan obrolan-obrolan, dan kemudian bertransformasi menjadi gosip-gosipan, sampai ada yg hina-hinaan (itu karena yg digosipin temen ato sodaranya). Padahal ga boleh ngegosip. Ngakunya aja ngabuburit, tapi udah dimulai dari jam 3 sore...
Ngapain aja coy..?
Padahal di Medan sendiri tuh buka puasa 6.40an sore..

Ngabuburit juga dijadikan lanjutan dari "subuh in love", cuma bedanya ada di waktu pelaksanaan. tapi tetep aja ga boleh dilaksanakan.


Sekian dulu ya, ni mah cuma catatan iseng berdasarkan pengalaman yg pernah dilakukan dulu, sekarang mah Alhamdulillah udah ga' (yakin..?)..

Masih banyak kebiasaan nyeleneh yg lain, tp klo semua ditulis, bisa berabe urusannya.

Semoga kita diberi keberkahan serta selalu dalam lindunganNya.
Amin..

Wasallam..

Minggu, 31 Juli 2011

SMS di awal Ramadhan

assalamualaikum wr. wb.

Ramadhan telah tiba..
Ramadhan telah tiba..
Hre, hore, hore...




Bersamaan dengan datangnya bulan suci penuh berkah, begitu pula gencaran SMS yang isinya mengucapkan "Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan", ataupun "Mohon Maaf Lahir Dan Bathin" (emangnya Lebaran..?). Nah, permasalahannnya (yg seharusnya juga ga perlu dipermasalahkan) adalah benuk "content" dari sms tersebut, ato bahasa mudahnya isi dari sms itu. Setelah dilihat dst, dipertimbangkan dst, diperhatikan dst, diraba dan juga diterawang dst, maka didapatkan suatu kesimpulan kalau (eng ing eng..), kebanyakan isi sms yang dikirimkan oleh teman maupun saudara kita itu (lo aja kalee...) sama formatnya seperti sms taon lalu.

Dengan kata lain, itu sms "Copy-Paste" ala mahasiswa yg males ngerjain tugas individu yg diberikan oleh dosen yg males juga ngajarnya (curhat mode: ON). Coba deh bayangin, sms itu lama terpendam dalam memori hengpon kita. Dan sekarang, setelah sekian lama menunggu, untuk kedatangan waktu seperti ini, tuh "sms" bisa deikeluarkan lagi....
Betapa bahagianya tuh sms, dia yg lama dipendam, kini dipergunakan untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh sukacita. Sedangkan kita, tak terlihat sedikitpun raut kegembiraan dalam menyambut bulan penuh pengampunan ini.

Padahal dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 183, disitu tertulis

"Hai orang-orang yang beriman.. diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.."

buat kamu-kamu yang merasa orang beriman, seharusnya senang akan hal ini. Kenapa enggak..? Allah sendiri yg memanggil, dan mewajibkan kita untuk berpuasa, betapa "keren"nya kita di hadapan Allah. oleh karena itu, sambutlah Ramadhan ini dengan penuh suka cita.

Tapi jangan cuma menyambut dengan meriah doank.. Tapi puasanya amburadul seperti lapisan ozon kita saat ini (baca: bolong-bolong). Harus full donk puasa dan ibadahnya, seperti salah satu slogan iklan kopi (dengan sedikit editan).

"Ibadahnya Full ga' Setengah setengah.."

Jadi, tunggu apalagi.? Berlomba-lombalah dalam masuk Surga, dan aq ga bakal mengalah ama kalian..
Aq juga kepengen masuk surga...
Manfaatkan Bulan Suci Ramadhan ini (karena kemungkinan taon depan kita juga ga bakalan ketemu ni bulan lagi..)...